Sby: Public Relations Demokrat Selama Ini tak Cerdas

Written By Unknown on Sabtu, 09 Februari 2013 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - 'Dipreteli' hampir semua kewenangannya pada Jumat (8/2/2013) malam, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum tetap menjalankan agenda kegiatan yang sudah dijadwalkan untuk Sabtu (9/2/2013). Tiga agenda di Kabupaten Lebak, Banten, menantinya.

"Ya, nanti Anas datang pelantikan pengurus PAC se-Kabupaten Lebak, Banten. Selain itu Pak Anas menghadiri penanaman pohon kedelai di Lebak dan menghadiri deklarasi calon Bupati Lebak," ujar Ketua Departemen Pertanian Partai Demokrat Herman Khaeron di Jakarta, Sabtu (9/2/2013). Herman yang juga Wakil Ketua Komisi IV ikut dalam rombongan, bersama anggota Komisi IV dari fraksi Partai Demokrat Rosyid Hidayat.

Anas meninggalkan kediamannya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 08.20 WIB. Agenda penanaman pohon dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.30 WIB di Kecamatan Cimarga, Desa Gunung Anten, Lebak, Banten.

Saat beranjak meninggalkan kediaman, Anas membantah dia dinonaktifkan dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat oleh SBY. "Bukan dinonaktifkan sebagai Ketua Umum, tidak ada penonaktifan," tepis dia singkat.

Sebelumnya, Jumat (8/2/2013) malam, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan mengambil alih seluruh kewenangan dan tanggung jawab memimpin penyelamatan dan konsolidasi Partai Demokrat. Bahkan dalam konferensi pers itu, SBY memperketat ketentuan terkait kemunculan kader partai di depan publik. "Selama ini public relation Partai Demokrat kurang cerdas," kecam SBY.

Pengambilalihan kewenangan ini tidak diikuti dengan pencopotan Anas dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Tapi, SBY meminta Anas memfokuskan diri pada dugaan kasus yang dikaitkan dengannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). SBY pun sudah menyebutkan bahwa tim hukum Partai Demokrat siap membantu Anas.

Nama Anas selama ini kerap disebut-sebut, diduga terkait dalam skandal korupsi proyek Hambalang. Jumat (8/2/2013) pagi, beredar kencang kabar KPK sudah menetapkan Anas sebagai tersangka penerimaan gratifikasi. Ketua KPK Abraham Samad pun menyatakan pimpinan KPK sudah sepakat soal status Anas, tapi terkendala kelengkapan kehadiran pimpinan untuk merumuskan putusan.


Anda sedang membaca artikel tentang

Sby: Public Relations Demokrat Selama Ini tak Cerdas

Dengan url

http://banjarberita.blogspot.com/2013/02/sby-public-relations-demokrat-selama.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Sby: Public Relations Demokrat Selama Ini tak Cerdas

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Sby: Public Relations Demokrat Selama Ini tak Cerdas

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger