Delapan Pejabat Kemenhub Diperiksa Terkait Suap Perusahaan Jepang

Written By Unknown on Minggu, 08 Juni 2014 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA  - Sebanyak delapan pejabat di jajaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah diperiksa Inspektorat Jenderal Kemenhub berkaitan dengan dugaan suap yang dilakukan perusahaan Jepang, Japan Consultant Transportation Inc.

Namun, Irjen menolak membeberkan identitas kedelapan orang tersebut. "Identitas belum bisa saya buka karena pemeriksaan masih terus dilakukan. Saya juga harus melakukan pendalaman dan pengecekan ulang," kata Irjen Kemenhub Wendy Aritenang, di Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Ketika ditanya mengenai level atau posisi kedelapan orang yang diperiksa, Wendy juga menolak menjelaskan hal tersebut lebih lanjut.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata menjelaskan, Japan Consultant Transportation Inc (JCT) adalah perusahaan yang melaksanakan pekerjaan desain atau supervisi proyek pembangunan rel ganda kereta api lintas selatan Jawa.

Berkaitan dengan dugaan suap itu, pihak Kemenlu Jepang telah melakukan siaran pers pada tanggal 1 April 2014 bahwa JCT telah diminta dengan sukarela tak ikut pelelangan proyek yang dibiayai bantuan teknis (ODA) Jepang. (baca:Garap Proyek Kereta Api, Perusahaan Jepang Sogok Pejabat Indonesia)

Pihak Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) telah menindaklanjuti dengan memberikan sanksi memasukkan mereka ke dalam daftar hitam selama tiga tahun kepada pihak JCT.

Selanjutnya, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia diminta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kasus tersebut, seperti Kementerian Luar Negeri, Bappenas, Menko Perekonomian, Kemenhub, Ditjen Perkeretaapian, dan Itjen Kemenhub.

"Itjen telah melakukan langkah-langkah klarifikasi kepada Dirjen Perkeretaapian sejak 30 April 2014 dan membentuk Tim Audit Khusus terhitung 7-14 Mei 2014," kata Barata.

Tim ini bertugas menilai sejauh mana kebenaran atas dugaan suap JCT tersebut kepada delapan oknum pejabat di Ditjen Pekeretaapian," kata Barata.

Pejabat Vietnam ditahan

Kasus yang sama terjadi di Vietnam. JCT ikut dalam proyek pembangunan Jalur 1 Proyek Pembangunan Jalur KA Urban Kota Hanoi.

Menurut harian Viet Nam News, enam pejabat yang terlibat dalam proyek ini telah ditahan, Mei lalu, termasuk Tran Quoc Dong (50), Wakil Direktur Utama Vietnam Railways Corporation.

Mereka diduga menerima suap dari JCT untuk memenangkan perusahaan konsultan tersebut. Pemerintah Jepang menyatakan hanya akan melanjutkan lagi program bantuannya setelah Pemerintah Vietnam menyelidiki JCT atau Vietnam Railways Corp dan menegakkan hukum kasus ini. 


Anda sedang membaca artikel tentang

Delapan Pejabat Kemenhub Diperiksa Terkait Suap Perusahaan Jepang

Dengan url

http://banjarberita.blogspot.com/2014/06/delapan-pejabat-kemenhub-diperiksa.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Delapan Pejabat Kemenhub Diperiksa Terkait Suap Perusahaan Jepang

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Delapan Pejabat Kemenhub Diperiksa Terkait Suap Perusahaan Jepang

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger