Antre Solar, Preman Pungut Rp 100 Ribu

Written By Unknown on Selasa, 19 Februari 2013 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Para anggota Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Kalimantan Barat mengeluhkan praktik pungutan oleh preman saat mengantre di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum. Besarnya pungutan berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per kendaraan.

Ketua Gafeksi Kalbar Retno Pramudya, Selasa (19/2/2013), menjelaskan, pungutan itu ada di sejumlah tempat di Kota Pontianak. "Dalihnya untuk ongkos parkir, tetapi tidak masuk akal. Saya meminta polisi untuk turun tangan karena premanisme seperti ini sangat meresahkan," kata Retno.

Antre solar memang menjadi salah satu persoalan di Kalbar karena bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Apalagi, ada pula spekulan yang ikut bermain, sehingga solar di SPBU cepat habis.

Retno menambahkan, kadangkala sopir hanya dipungut Rp 30.000 sekali antre. Namun, itu tetap memberatkan para sopir. "Kalau masih Rp 10.000, kami tidak keberatan. Namun, kalau pungutan itu mencapai Rp 30.000 sampai Rp 100.000, kami sangat keberatan," kata Retno.


Anda sedang membaca artikel tentang

Antre Solar, Preman Pungut Rp 100 Ribu

Dengan url

http://banjarberita.blogspot.com/2013/02/antre-solar-preman-pungut-rp-100-ribu.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Antre Solar, Preman Pungut Rp 100 Ribu

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Antre Solar, Preman Pungut Rp 100 Ribu

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger