Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Aspiyani Pilih Jadi Penyemir Daripada Mengemis

Written By Unknown on Sabtu, 08 Maret 2014 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Semir pak...semir bu sepatunya, ucap tiga bocah cilik, Ahmad Aspiyani (11), M Irham (9) dan M Aditya (6). Sambil membawa peralatan semir mereka menawarkan jasa ke beberapa pegawai dan tamu di Pemko Banjarmasin.

Ahmad Aspiyani, mengaku sekitar empat tahun menjadi penyemir. Awalnya belajar dengan kakaknya yang juga penyemir sepatu. Sekarang bersama adiknya Aditya dan temannya M Irham, bersama-sama keliling ke beberapa
kantor dan rumah sakit di Banjarmasin.

Tempat mangkal yang sering didatangi, selain Pemko Banjarmasin, yaitu Polda Kalsel, Polrs Banjarmasin, Rumah Sakit Bayangkara dan Rumah Sakit Ulin.

Siswa SDN Lokasi 2 ini mulai bekerja selepas pulang sekolah. Kembali ke rumah saat sore atau kadang malam. Jadwal menyemir setiap Senin sampai Jumat, sedangkan Sabtu dan Minggu mereka jarang menyemir.

"Kami tidak mau mengemis, orangtua selalu berpesan jangan meminta-minta," ucap Aspiyani

Tiap kali menyemir sepatu, mereka tidak mematok upah, melainkan sukarela. Kadang diberi Rp 3000, Rp 5000 dan bisa juga lebih. Semua penghasilan mereka kumpulkan, kemudian dibagi bertiga.

"Uang yang kami dapat bisa Rp 20 ribu, Rp 40 ribu, pernah juga paling besar sampai Rp 70 ribu," ungkap Aspiyani. 


12.03 | 0 komentar | Read More

Senang Baca dan Mengaji

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memiliki pengetahuan yang luas dan rajin mengaji. Itulah sosok Inge Nur Az-Zahra Maheswari Dharmalinga Wiritanaya atau akrab disapa Inge.

Berkat kecerdasannya itu pula, siswa Kebun Bunga 5 Bina Brata Banjarmasin ini sering mewakili sekolah tampil di lomba Cerdas Cermat.

"Kemarin baru saja juara lalu mewakili sekolah tampil di tingkat kota Banjarmasin di balai kota," ujar ayah Inge, H. Rajendra Dharmalinga Wiritanaya SH.

Meski gagal menjadi yang terbaik namun Rajendra tetap bangga karena Inge telah memberikan hasil maksimal bagi sekolahnya.

Wajar wawasan pengetahuan Inge sangat luas sebab sulung tiga bersaudara ini sangat senang dan hobi membaca.

Uniknya dalam hal sekolah Inge ternyata sudah sering berpindah pindah. Itu karena tempat tinggal yang sering pindah dan karena tugas orangtuanya.

"Saat Playgrup di Jakarta,  Lalu TK di Jogyakarta. SD kelas 1-2 di SDN Pulo Jakarta Selatan," lanjut Rajendra.

Kemudian pindah ke Banjarmasin pada Kelas 3 masuk SD Kebun Bunga 4 Kuripan terakhir SD kelas 4 masuk Kebun Bunga 5 Bina Brata Banjarmasin.

Soal mengaji, lanjut Rajendra, Inge juga tidak mau kalah. Berada di Kalimantan Selatan kota Islami yang religius sehingga banyak perubahan dalam kehidupan dan pendidikan agama Inge.

"Alhamdullillah sekarang sudah juz 29 mengikuti TPA mesjid Arafah Komplek Darmapraja Banjarmasin," tandas dia.


12.03 | 0 komentar | Read More

Sepanggung dengan Last Child

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bertambah lagi pengalaman Talaseta band dengan tampil satu panggung bersama artis Ibu Kota. Jika sesuai rencana, mereka akan tampil menjadi salah satu band pembuka Last Child, Minggu (9/3) malam.

Sebelumnya band yang digawangi gitar 1 Faisal , Gitar 2 Anshari, Bass Haris Efriady, keyboard Irfan dan Drum Boby Ardi pernah juga tampil menjadi band pembuka Geisha.

"Rencananya kita bersama dua band lainnya akan tampil bersama Last Child," ujar salah satu personel Haris Efriady.

Menurut dia tampil menjadi band pembuka artis ternama akan menjadi pengalaman yang berharga bagi perjalanan band yang dibentuk pada 19 September 2012 lalu ini.

"Sebelumnya Talaseta pernah jadi band opening Geisha pas tampil di Unlam 2013 lalu, bangga luar biasa udah jadi bagian band Banua itu aja," jelas Haris.

Dalam penampilannya Talaseta rencananya akan membawakan beberapa lagu milik Ecoutez  yang berjudul Are You Really The One, dan Percayalah.

Kemudian lagu milik Raisa yang judulnya Could it Loved, dan Serba Salah, ada juga lagu Ada band yang dibuat sesuai dengan aliran groove mereka.


12.03 | 0 komentar | Read More

Hiburan Gratis di GOR Hasanuddin HM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mau hiburan yang gratis di akhir pekan? Datang saja ke Gedung Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Minggu (9/2). Beragam acara hiburan akan tersaji di event yang dimulai pukul 12.00 Wita itu.

Mulai dari bazar, happening art dan costplay. Selain itu juga ada penampilan sejumlah band Banua seperti The Ridjink, Talaseta dan Ningrum.

Puncaknya pada malam hari yang akan hadirkan grup band ibukota Last Child.

Bagi remaja Banua, kegiatan ini tidak akan dilewatkan begitu saja. Mereka berjanji akan datang dan menikmati suguhan yang disajikan.

Bella salah satunya. Siswa SMKN 2 Banjarmasin ini mengaku akan datang di kegiatan yang digelar salah satu operator telepon seluler ini.

"Saya sudah janjian dengan teman akan datang bareng. Mungkin sore kami akan kesana hingga malam nanti nonton Last Child," ujar dia.

Bella mengaku senang Last Child karena lagu lagunya. Meski beraliran Pop Rock namun lagu band yang digawangi Virgoun (vokal dan gitar), Mamie (gitar), Dhimaz (bass) dan Rizki (drum) ini sangat enak di dengar.

"Apalagi lagunya duet dengan Giselle itu sangat bagus sekali," tambah dia.


12.03 | 0 komentar | Read More

Peredaran Miras Segera Diperketat

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peredaran minuman keras (miras) di Banjarmasin akan segera diperketat, menyusul segera terbitnya Perwali (peraturan walikota) yang mengatur sistem pengawasan peredaran miras sesuai Perda nomor 17 tahun 2012 dan Perda nomor 27 tahun 2011 tentang perizinan minuman beralkohol.

Kepala Disperindag Kota Banjarmasin, Ersya Zain Hafizi, menyatakan, rapat telah dilakukan dengan Dinas Pariwisata dan instansi terkait. Keputusannya, pengawasan merupakan wewenang Diperindag dan
perizinan menjadi wewenang Dinas Pariwisata.

"Retribusi tempat menjadi kewenangan Dinas Pariwisata yang diterimakan melalui Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal," ujar Ersya.

Sementara ini sudah banyak pengajuan izin yang masuk. Kemudian diteliti mengenai persyaratannya, apakah memenuhi atau tidak. Bagi yang memenuhi syarat akan dikeluarkan izinnya sekitar bulan Maret ini juga. Bagi yang tidak berizin, nantinya setelah terbit Perwali tentang pengawasan maka akan ditindak.

"Pengawasan meliputi jumlah minuman beralkohol yang beredar, kadar alkohol dan tempat peredarannya," jelas Ersya.

Sementara ini pula pihak Disperindag masih menyiapkan labelisasi berupa barcode. Akan disiapkan dulu bagaimana caranya agar barcode tidak bisa dipalsukan. Labelasisasi ini dapat mendeteksi jumlah yang beredar.

"Ada batasan berupa jumlah yang beredar, demikian pula tempatnya. Kita lihat nanti permohonannya berapa jumlahnya dan ini disesuaikan dengan tempat peredarannya," terang Ersya.

Mengenai tindakan bagi penjual miras yang tidak memiliki izin, akan dilakukan oleh Satpol PP dan kepolisian serta polisi militer.


12.03 | 0 komentar | Read More

Ratusan Siswa Tingkat SMP Ikuti Lomba Sains

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ratusan siswa kelas VII dan VIII mengikuti Olimpiade Sains Nasional SMP tingkat Kabupaten di SMPN1 Martapura. Sabtu (8/3) pagi.

"Lomba ini diadakan untuk mencari siswa siswi yang unggul dalam bidang sains. Nanti yang menang bisa mewakili Kabupaten Banjar ke tingkat Provinsi," ujar Kasi PTK Dikdas Banjar, HM Sofian Noor.

Bidang yang dilombakan, sambung HM Sofian Noor, ada empat materi yang yakni biologi, fisika, matematika, dan IPS. 


12.03 | 0 komentar | Read More

Sopir Bus Zahra Jadi Tersangka

Written By Unknown on Jumat, 07 Maret 2014 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALILI - Polres Luwu Timur menetapkan sopir bus Zahra, Sahrul sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (6/3/2014).

Kasatlantas Polres Luwu Timur, AKP Rahman Saleh mengatakan Sahrul, telah ditetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 310 ayat 4 dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda 12 juta, jumat (7/03).

Ia menambahkan tersangka Sahrul dianggap lalai sehingga menyebabkan penumpangnya meninggal dunia.

"Sesuai hasil pengakuannya di depan saya, Syahrul mengaku seperti mimpi saat membawa mobil, saat ia menabrak pembatas jalan ia kaget dan mobilnya juga langsung terbalik ke jurang," ungkap A. R. Saleh.


12.03 | 0 komentar | Read More

Dahlan Iskan Kecewa Kinerja PLN

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, kecewa dengan kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini. Pasalnya, dalam beberapa tahun ke depan negara akan mengalami krisis listrik khususnya di Pulau Jawa.

Dahlan menilai krisis listrik bisa dihindari, asalkan PLN bisa bekerjasama dengan BUMN lain. Namun Dahlan sampai saat ini belum melihat kinerja PLN yang sesuai ia inginkan.

"Selama ini PLN kurang terintegrasi dengan BUMN yang lain, yang disebut sinergi BUMN kurang berjalan di PLN," ujar Dahlan di Pertani, Jumat (7/3/2014).

Dahlan menjelaskan transmisi aliran listrik di PLN sangat lambat. Pasalnya program kerja PLN menunggu bantuan transmisi dari negara tetangga.

Dahlan pun ingin agar perusahaan BUMN bisa bekerjasama membangun infrastruktur transmisi listrik. Meski lebih mahal biayanya, Dahlan berpendapat bahwa kebutuhan listrik tidak bisa ditunda.

"Karena lambat (bangun transmisi listrik), menurut hitungan saya nilai kelambatan jauh lebih mahal dari selisih bunga," ungkap Dahlan.


12.03 | 0 komentar | Read More

Pendemo Berhadapan dengan Water Cannon

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tidak terima dengan hasil penghitungan suara, puluhan massa mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru.

Kedatangan massa tersebut tak hanya meneriakan yel-yel. Tapi mereka juga melakukan tindakan anarkistis, dengan melempari kantor KPU dengan batu.

Namun, puluhan massa tersebut akhirnya berhasil dibubarkan setelah anggota Dalmas (Pengendalian Massa) Polres Kotabaru menembakkan Water Cannon ke arah kerumunan.

Itulah bagian dari kegiatan simulasi persiapan menghadapi pelaksanaan Pemilu Legeslatif pada 9 April 2014 nanti.

"Sebenarnya untuk sementara ini di Kotabaru kondusif, tidak ada indikasi yang mengarah ke gangguan stabilitas kamtibmas," ujar Kapolres Kotabaru, AKBP Rizal Irawan.

Kendati demikian, menurut Rizal, pihaknya tetap melakukan persiapan termasuk berkoordinasi dengan unsur muspida, KPU dan Panwaslu untuk mengantisipasi permasalah sekecil apa pun yang dapat menimbulkan riak pergerakan massa.

Dalam simulasi yang digelar di lapangan Siringlaut, hadir Wakapolda Kalsel Kombes Sukirman, Bupati Kotabaru Irhami Ridjani, Ketua DPRD Alpidri Supiannor, Damdim 1004 Kotabaru, dan undangan.


12.03 | 0 komentar | Read More

Rambut Sehat Bakal Jadi Tren 2014

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Membahas tren rambut untuk tahun ini, tim John Paul Mitchell Systems memprediksikan rambut sehat akan menjadi tren.

Heather Kaana, International Educator John Paul Mitchell Systems, berbagi prediksinya itu sebelum hair show Gala Grandeur digelar di Hotel Mulia Senayan, Kamis (6/3/2014) malam.

"Walau begitu bergantung pada bahan-bahan kimia, masyarakat sekarang mulai memerhatikan kesehatan rambut mereka. Jadi setelah mewarnai rambut misalnya, mereka ingin perawatan lebih lanjut agar rambut mereka tetap sehat," tuturnya.

Berbicara soal warna rambut, Heather mengatakan warna rambut ombre yang sempat populer tahun lalu tetap menjadi primadona tahun ini.

"Untuk orang Eropa, mereka cenderung memilih warna pastel seperti lavender dan dusty pink. Sementara Asia agak bereksperimen dengan warna pirang," katanya.


12.03 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger