Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Habib Aboe Bakar Minta Presiden Evaluasi Kemenkum HAM

Written By Unknown on Rabu, 07 Agustus 2013 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin bersama Direktur IV Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari di LP Cipinang, Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyie angkat bicara.

"Diduga pabrik ekstasi dan sabu di Cipinang adalah tamparan telak untuk presiden, karena masyarakat akan semakin mempertanyakan komitmen pemerintah untuk melakukan pemberantasan narkoba," katanya, Rabu (7/8).

Dia mengatakan, LP tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, lembaga ini tidak lagi sesuai dengan peruntukannya. Bila selama ini publik meyakini bahwa lapas kerap dijadikan markas untuk mengendalikan bisnis narkoba, namun sekarang lebih parah lagi, lapas dijadikan tempat produksi narkoba.

Dia juga mengatakan, selama ini masyarakat diyakinkan bahwa seolah LP telah diawasi dengan ketat dengan berbagai sidak yang dilakukan. Namun berbagai fakta terungkap bahwa LP digunakan untuk berpesta narkoba, mengendalikan bisnis narkoba, bahkan kini digunakan untuk produksi narkoba.

"Hal itu menunjukkan bahwa persoalan narkoba di LP sudah sistemik. Bagaimana mungkin produksi sabu dan ekstasi di LP Cipinang hanya diketahui satu atau dua orang, bagaimana mungkin bahan dan alat produksinya bisa masuk LP tanpa ada kontrol dari pihak LP itu sendiri," ujarnya.

Menurutnya itu adalah bagian dari mafia hukum yang harus ditindak tegas, bila memang presiden memiliki komitmen dalam pemberantasan narkoba maka harus segera mengambil langkah strategis.

"LP telah gagal dikelola dan bukan lagi sebagai tempat sarana pertaubatan, malah menjadi markas narkoba. Kondisi ini sudah darurat dalam penegakan hukum, maka presiden harus turun tangan dan mengevaluasi Kemenkum HAM," tegasnya


12.03 | 0 komentar | Read More

Puluhan Sopir Jalani Tes Urine

Puluhan Sopir Jalani Tes Urine

tribunnews.com

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel merapikan alat tes urine di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (5/8/2013). Dalam pemeriksaan tes urine yang dilakukan pada crew seluruh maskapai, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Merpati, TransNusa, Wings Air, dan Express Air ini, seorang kopilot dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Victor Munoz Lopez terindikasi memakai narkoba. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Jajaran Satlantas Polrestabes Kota Bandung mengadakan tes urine terhadap sopir di Terminal Cicaheum dalam rangka mudik Lebaran, Selasa (6/8). Dari 12 sopir yang dites, semua dinyatakan bebas dari pengaruh alkohol maupun narkoba.

Tes urine diprioritaskan terhadap pengemudi bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP). Kasatlantas Polrestabes Kota Bandung AKBP Yully Kurniawan, mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mencegah kecelakaan lalu lintas saat pelaksanaan arus mudik. Pelaksanaan tes urine ini bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung juga.

Yully mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti jika ada sopir yang dinyatakan positif mengomsumsi narkoba. "Dia tidak boleh untuk melakukan perjalanan. Kedua kami serahkan kepada kasat narkoba, serta pihak perusahaan otobis akan kami panggil," ujar Yully di Terminal Cicaheum, Selasa siang kemarin.

Yully mengimbau para sopir beserta kernet bus untuk saling mengingatkan jika kelelahan, mengingat besarnya tanggung jawab pengemudi membawa puluhan nyawa penumpang dalam perjalanan. Penumpang pun diimbau untuk peduli pada kondisi sopir.
"Silahkan beristirahat jika kelelahan. Di jalur mudik sudah disiapkan banyak tempat istirahat. Penumpang juga sebaiknya ikut mengingatkan pengemudi dan kernet, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Yully juga memastikan kelengkapan surat dan kondisi fisik kendaraan sudah dicek sebelum awak bus mengoperasikan kendaraannya.

Tes urine yang dimulai sekitar pukul 11.00 dan berakhir sekitar 12.00 WIB, mengecek empat item, yakni benzo (psikotropika golongan 4), THC (ganja), ampetami (ekstasi) dan meta (sabu-sabu).

Kepala Terminal Cicaheum, Jujun Juanda, menargetkan 100 pengemudi agar melakukan tes urine. "Kami sesuaikan dengan keadaan. Yang diprioritaskan sopir bus AKAP dulu karena mereka melakukan perjalanan jarak jauh," ujar Jujun


12.03 | 0 komentar | Read More

Lebaran, Waspadai Daging Ilegal

Lebaran, Waspadai Daging Ilegal

tribunnews.com

Ilustrasi: Yusman, penjual daging sedang membungkus daging yang dipesan oleh konsumen di Pasar Pembangunan, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Senin (19/11/2012). Kenaikan harga daging sapi ini membuat dagangan Yusman sepi pembeli. Konsumen enggan membeli daging sapi lantaran harga daging sapi yang melonjak tinggi. Ilustrasi: Yusman, penjual daging sedang membungkus daging yang dipesan oleh konsumen di Pasar Pembangunan, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Senin (19/11/2012). Kenaikan harga daging sapi ini membuat dagangan Yusman sepi pembeli. Konsumen enggan membeli daging sapi lantaran harga daging sapi yang melonjak tinggi.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEDAN - MOMEN Lebaran juga dimanfaatkan pedagang nakal menjual daging sapi ilegal di sejumlah pasar tradisional Sumut. Bahkan beberapa pedagang menjual daging ilegal di lapaknya bersama daging resmi. David, marketing PT Juang Jaya Abadi (JAJ), mengakui ada pedagang daging sapi di Medan, yang curi-curi menjual daging ilegal.

"Daging itu sangat berpengaruh mereka menjual dengan harga murah. Kita gak tau kualitasnya seperti apa. Iya pedagang yang sama. Kualitasnya jelek yang saya tahu. Pedagang untuk menjual itu juga kan untuk mendapat untung mereka ambil," katanya, via seluler, Selasa (6/8/2013).

Menurut David, daging ilegal dijual dengan harga relatif murah, berkisar Rp 70 ribu sampai Rp 73 ribu per kilogram. Bahkan ada katanya yang menjual dengan harga Rp 66 ribu. "Itu daging asal India kalau saya tidak salah. Kalau di sana beda dengan Australia yang sudah terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK)," ujarnya.

Katanya, biasanya, pedagang ketika ditawarkan oleh oknum-oknum tertentu untuk membeli daging ilegal sudah mengetahuinya. "Waduh saya gak tau, itu oknum-oknum. Sistemnya door to door. Saya pernah jumpai di Pusat Pasar, Simpang Limun waktu itu pernah. Kalau nama dan nomor telpon saya gak banyak tau. Gak ada (perbedaan antara daging Australia dan India) hampir sama. Kalau pedagang daging tahu. Kalau tekstur ga bisa. Kalau saya lihat kemaren ada di Pasar Tanjongmorawa, daerah Tebingtinggi, Perbaungan, dan Pakam ada," ujarnya.

David kerap melakukan edukasi ke pedagangnya agar tidak menjual daging ilegal. "Kalau kita sudah edukasi. Saya jamin gak banyak. Ada yang cari keuntungan lebih, tapi gak banyak. Pedagang curi-curi biasanya ada, tetapi sangat sulit dibedakan. Namun untuk daging fresh dan box kelihatan," katanya.


12.03 | 0 komentar | Read More

Warga Sampit Serbu Pusat Perbelanjaan

Warga Sampit Serbu Pusat Perbelanjaan

fathurahman/bpost online

Warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (7/8) memadati tempat-tempat pusat perbelanjaan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (7/8) memadati tempat-tempat pusat perbelanjaan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Ini seperti yang terlihat di Pusat perbelanjaan Barata di Jalan HM Arsyad, Sampit. Pusat perbelanjaan terbesar di Sampit ini ramai diserbu warga sejak beberapa hari ini untuk berbelanja terutama untuk membeli pakaian.

"Hari ini, hari terakhir menjelang lebaran sudah menjadi tradisi keluarga kami untuk membeli pakaian baru menjelang Hari Raya, jadi kami datang untuk berbalanja," kata Amril, salah satu warga Sampit.


12.03 | 0 komentar | Read More

Pasar Tumpah Pandahan Pelaihari Berjejal

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah, aktivitas jual beli barang kebutuhan pokok makin meningkat. Termasuk jual beli bahan makanan ringan dan sejenisnya.

Di Kabupaten Tanahlaut, membeludaknya kunjungan pembeli tak cuma terjadi di pasar besar atau pasar induk Pelaihari. Kondisi serupa juga terjadi di pasar-pasar kecamatan atau pasar tradisional lainnya.

Contohnya pasar tumpah atau pasar tungging di Desa Pandahan, Kecamatan Batibati. Pasar tumpah setempat sejak pukul 06.00 Wita, hari ini, Rabu (7/8), telah disesaki pembeli yang umumnya ingin membeli bahan-bahan makanan, seperti sayuran dan ikan air tawar seperti ikan gabus (haruan) dan papuyu.

Banyaknya pembeli menyebabkan arus lalu lintas tersendat-sendat, tapi masih lancar. Hanya saja pengendara roda dua maupun roda empat harus bergerak merayap ketika melintasi area pasar tumpah sepanjang 200-an meter.

Pasar tumpah di Pandahan berada di kanan kiri bahu jalan Trans Kalimantan arah Pelaihari-Banjarmasin. Pasar tumpah di Pandahan telah berlangsung sejak lama dan buka sejak subuh. Biasanya pukul 08.30 Wita aktivitas jual beli sudah selesai.

Tak cuma warga setempat dan warga desa sekitar yang menyerbu pasar tumpah itu. Sebagian pemudik yang melintas pun ada yang ikut berbelanja.

"Saya lihat banyak haruannya dan segar-segar. Jadi saya menyempatkan diri berhenti membelinya untuk oleh-oleh orang tua di kampung," ucap Saniah, warga Pelaihari yang sedang menuju Kapuas.


12.03 | 0 komentar | Read More

Harga Ikan Bawal Meroket, Pilih Sarden

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Harga ikan laut menjelang hari Raya Idul Fitri melonjak di Pasar Tradisional Banjarmasin, Rabu (7/8). Ikan bawal yang sehari sebelumnya sudah mencapai Rp 40.000 kilogram, sekarang menjadi Rp 55.000, ikan peda yang tadinya Rp 45.000 per kilo jadi Rp 60.000.

Begitu juga ikan tongkol semula hanya Rp 40.000 naik jadi Rp 55.000, sedangkan pindang yang biasanya Rp 15.000 melonjak dua kali lipat jadi Rp 30.000 per kilogramnya.

"Nelayan banyak yang melaut, sehingga ikan laut banyak kosong," papar Bana, pedagang ikan di Pasar Tradisional Pasar Kesatrian Komplek A Yani I, Rabu.

Rini, salah seorang ibu rumah tangga akhirnya mengurungkan niatnya membeli ikan laut. "Saya memilih membeli ikan sarden saja, lebih praktis dan murah," tandasnya.


12.03 | 0 komentar | Read More

Buka Puasa di Lapangan

Written By Unknown on Selasa, 06 Agustus 2013 | 12.03

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- HAMPIR sepekan sudah para penggawa Barito Putera, diliburkan dari rutinitasnya berlatih bersama tim. Ini, untuk memberi kesempatan kepada pemain berkumpul keluarga menghabiskan sisa Ramadan dan merayakan Idulfitri.

Oleh karena itu, hampir seluruh pemain Laskar Antasari mudik ke kampung halamannya masing-masing. Meskipun libur, seluruh pemain diimbau oleh tim pelatih yang terdiri atas Salahudin, Yunan Helmi dan H Ismairi untuk tetap melakukan latihannya demi menjaga kondisi.

Salah satu pemain Barito, Aditya Harlan misalnya, mengaku melakukan latihan di daerah asalnya, Jakarta. Latihan kerap dilakukan oleh kiper berkepala gundul ini, bersama pemain liga dari berbagai tim. Salah satunya adalah Persita Tanggerang, yang belum lama tadi menjadi tamu Barito Putera.

Salah seorang pemain Persita yang kerap menjadi rekan Adit berlatih berupa games tersebut, adalah Junaidi. Ada pula penggawa dari Persiwa Wamena, Ramadan dan Syahroji yang bermain di tim Arema IPL.

Tidak hanya itu, latihan bersama tersebut kerap diikuti oleh para pemain dari level Divisi Utama. Semuanya membaur saat melakukan games.

Tempat untuk melakukan latihan sendiri tidak menentu, namun sering mereka lakukan di Stadion Cendrawasih.

Latihan bersama seperti ini, menurut Adit, layaknya sebuah tradisi. Pasalnya, setiap kali libur kompetisi, dia dan rekan- rekannya juga menggelar latihan bersama.

Tak heran, bagi Adit selain bisa berlatih, ajang tersebut sekaligus digunakannya untuk reuni maupun silaturahmi. "Memang setiap kali libur kompetisi, kita selalu menggelar latihan bersama, termasuk libur menjelang lebaran seperti ini," kata Adit.

Latihan bersama ini bagi Adit juga sekaligus untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa atau yang diistilahkan dengan ngabuburit.

Tak jarang latihan bersama ini juga dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama (buber) di lapangan hijau. Seperti pada Minggu (4/8) sore, Adit dan kawan-kawan usai berlatih langsung berbuka di stadion.

Kebetulan saat itu ada seseorang yang berinisiatif untuk menyediakan takjil berupa kurma dan teh manis, lengkap dengan hidangan untuk berbuka berupa lontong.

"Kemarin kita usai latihan langsung dilanjutkan dengan berbuka bersama di lapangan. Tentu ini sangat seru, dan juga sudah kesekian kalinya kita lakukan," terangnya.

Mengenai latihan, Adit mengaku selain melakukan games dengan rekan-rekannya juga menjalankan program sesuai arahan dari tim pelatih Barito. (ran)


12.03 | 0 komentar | Read More

DAP Kembali Dipanggil Timnas

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAAT merayakan ulang tahunnya yang ke-28, Sabtu (3/8), Dian Agus Prasetyo sempat menyelipkan doa agar bisa kembali ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Kiper Barito Putera yang akrab disapa DAP itu termasuk pemain yang dipanggil memperkuat timnas menghadapi Liverpool, 20 Juli 2013 lalu. "Ya mudah-mudahan bisa lebih baik lagi bersama tim, dan juga karier saya meningkat agar kembali lagi ke timnas," ujarnya.

Setelah meninggalkan pemusatan latihan usai menghadapi Liverpool, doa tersebut juga sempat diucapkannya. "Mskpun gk brmain tp pngalaman yg luar biasa brtmu,mlihat & brfoto brsma lngsung pmain2 kelas dunia brmain..suatu hal yg mmbanggakan skali," tulis DAP melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @D_Agus_P, 20 Juli 2013.

Rupanya, dua hari setelah doa itu dihaturkan pada hari ulang tahunnya, Tuhan Yang Maha Esa mengabulkannya. Mantan kiper Arema Indonesia itu kembali masuk daftar pemain yang dipanggil memperkuat timnas Indonesia.

Badan Tim Nasional (BTN) mengumumkan 22 nama pemain untuk dipersiapkan melakoni laga persahabatan melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (14/8).

Dari 22 pemain itu, nama DAP kembali muncul. Kini, di barisan kiper, dia bersaing dengan Andritany Adhiyaksa dan I Made Wirawan. Sementara, Kurnia Meiga fokus di timnas U-23.

Dalam daftar itu, hanya DAP pemain Barito satu-satunya yang dipanggil lagi. Sedangkan, Rizky Rizaldi Pora tak masuk daftar pemain yang kembali digembleng pelatih Jacksen F Tiago.

Ada yang unik dalam daftar itu, penyerang andalan Persib Bandung, Sergio van Dijk (SVD) tidak termasuk yang dipanggil. Posisinya digantikan Patrich Wanggai. SVD sendiri sudah bermain sebanyak empat kali di bawah arahan pelatih Jacksen, namun dia belum mencetak gol.

Pelatih asal Brasil itu juga memanggil muka baru, yaitu pemain Persiba Bantul, Slamet Nur Cahyo, gelandang naturalisasi, Stefano Lilipaly, kembali masuk daftar panggil setelah terakhir gagal bermain melawan Arsenal.

Jacksen sendiri enggan berbicara terkait tidak dipanggilnya Van Dijk untuk menghadapi Filipina. "Saya masih butuh istirahat saat ini. Tanggal 10 Agustus 2013, saya baru memikirkan pekerjaan lagi," kata Jacksen saat dihubungi VIVAbola, Senin (5/8).

Pemusatan latihan Timnas senior akan dilaksanakan di Solo, Jawa Tengah, mulai 11 Agustus 2013. Tiga hari kemudian Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menjalani laga uji coba melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo. (ire/vvn/ils)

22 Pemain Dipanggil

Kiper
1. Andritany Ardhiyasa (Persija)
2. I Made Wirawan (Persib)
3. Dian Agus Prasetyo (Barito Putera)

Bek
4. Hasim Kipuw (Arema)
5. Yustinus Pae (Persipura)
6. Ruben Sanadi (Persipura)
7. Victor Igbonefo (Arema)
8. M Robby (Persisam)
9. Firdaus Ramadhan (Persita)
10. Abdulrahman (Sriwijaya FC)

Gelandang
11. Slamet Nur Cahyo (Persiba)
12. Raphel Maitimo (Mitra Kukar)
13. Taufiq (Persebaya 1927)
14. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar)
15. Vendri Mofu (Semen Padang)
16. Stefano Lilipaly (Almere City)

Penyerang
17. Boaz Solossa (Persipura)
18. Titus Bonai (Semen Padang)
19. Patrich Wanggai (Persipura)
20. Ferdinand Sinaga (Persisam)
21. Greg Nwokolo (Arema)
22. Andik Vermansyah (Persebaya 1927)


12.03 | 0 komentar | Read More

Parkir Pengunjung Pasar Hingga ke Badan Jalan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Aktivitas pembeli di pasar tradisional mendekati hari raya idul Fitri di Banjarbaru kian padat.
 Bahkan, areal parkir dan dagangan pun sampai memakan bahu jalan. Mereka yang berkunjung ke pasar rata rata membeli buat persiapan hari raya, Selasa (6/8).
      
Semisal janur ketupat, kepala santan dan sejenisnya. "Buat persiapan hari raya. Pengunrjung hibak rupaya lah, sampai teparkir di luar," ujar Yanti (42)salah satu pengujung pasar.
      
Dari pengataman BPost, padatnya aktifitas pasar itu juga terjadi di pasar tradisional lainnya, semisal diPasar Ulin atau Pasar Kamaratih, di Jalan A Yani Kilometer 35, dan di
Pasar Sejumput, a Yani Kilometer 19


12.03 | 0 komentar | Read More

Listrik di Banjarbaru Padam, Ny Ita Tak Bisa Buat Kue

BANJARMASINPOST.CO.ID.BANJARBARU - Dua hari menjelang lebaran ibu-ibu disibukkan dengan kegiatan membuat kue lebaran. Demikian, pula di Banjarbaru. Namun, kesibukan ibu-ibu ini terganggu menyusul padamnya listrik di komplek perumahan mereka.
 
Warga Mekatani Ny Ita pun menggerutu. Aktifitasnya membuat kue terhenti karena listrik sudah lebih satu jam ini padam.
 
Menurutnya, kalau listrik padam Dia kesulitan untuk membuat adonan. Peralatan seperti mixer tidak bisa dijalankan.
 
"Waduh, lama sekali listriknya padam. Dari jam 10.00 wita tadi listrik tidak juga menyala,"kata Ny Ita.
    
Senada diungkapkan Ny Apri, warga di Komplek Pondok Sejahtera. Dia pun mengeluh tidak bisa membuat kue.  "Wah, gimana nih," keluhnya.


12.03 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger